Kamis, 12 September 2013

feature





Judul                :  Meron sebagai Peringatan Maulud Nabi
Tujuan             : 1. Mengulas apa itu meron
                          2. Menceritakan secara detail sejarahnya meron
Sasaran            : umum
Materi              : 1. Pengertian meron secara umum
                          2. Pengertian meron secara khusus
Pelaku                         : 1.Angga
                          2. Anggi
                         3. Yani
                         4. Edy purnomo
Sinopsis        : Siang hari terik panas matahari yang menemani perjalanan angga dan anggi untuk pergi ke suatu tempat dan sengaja melewati jalan lintas sukolilo yang kebetulan hari itu merayakan hari maulud Nabi dan mengalami kemacetan saat menuju jalan sebelum  arah sukolilo. Kemudian mereka berdua penasaran dengan kemacetan jalan ini disebabkan karena apa kemudian mereka berdua bertanya-tanya kepada yani penduduk asli sukolilo yang berada diluar menyaksikan keramaian meron juga setelah mendapat penjelasan arti meron itu apa anggi menginginkan untuk pulang namun angga mengajak anggi untuk bertanya langsung kepada ketua panitianya langsung biar afdol yaitu bapak edy purnomo kemudian menjelaskan secara detail apa itu meron.
Treatmen
Adegan 1 : Angga dan anggi jalan-jalan melewati desa sukolilo yang mengalami kemacetan
Adegan 2 : Dialog  bersama Yani pengunjung kerumunan Meron
Adegan 3 : Wawancara dengan Edy Purnomo Ketua Panitia Grebeg Budaya Tradisi Meron Desa Sukolilo, Kabupaten pati
Naskah Dialog
FX : Suara kendaraan bermotor dan ramainya kerumunan orang
Angga : Wah sepertinya jalanan depan kita macet nggi
Anggi : Iya ngga, kira-kira ada apa ya ? sampai-sampai jalanan macet seperti ini.
Angga : Bikin penasaran saja ini nggi. Bagaimana kalau kita berhenti dan cari tau tentang kemacetan ini
Anggi : Alah aku tidak mau cuaca panas kayak gini kok mau turun dan berlama-lama disini.
Angga : Dasar cewek memang rempong kena panas saja sudah ngeluh.
Anggi : Ya wajarlah cewek tuh selalu menjaga kulitnya dari sinar matahari. Emangnya kamu cuek sama penampilan. Nggak banget deh.
Angga : Sudahlah jangan mikir yang lain.bukankah kita masih punya tanggungan buat tugas akhir semester? Nah ini cocok untuk membantu tugas kita. Apa kamu tidak mau tugas kamu cepet selesai mumpung ada kesempatan?
Anggi : Iya kamu benar juga ngga mungkin itu bisa membantu tugas kita dalam pembuatan tugas akhir semester.
Narator : Saudara mendengar percekapan antara angga dan anggi yang melewati jalan sukolilo dan menglami kemacetan. Sedangkan anggga ingin turun dan mendapatkan informasi dari kemacetan tersebut namun anggi awalnya tidak mau karena panas pada akhirnya anggi mau turun dan mencari informasi dengan angga untuk bahan referensi tugas akhir semester.
Angga : Nggi siapa yah yang ingin kita wawancarai soal kemacetan ini?
Anggi : Siapa aja boleh.
Angga : Ah kau ini masih saja bercanda ini untuk tugas kita!
Anggi : Iya-iya aku nggerti. Itu sebelah parkiran ada orang banyak juga pilih salah satu dan wawancarai.
Angga : Aku juga tau kalau disana ada orang banyak tapi bingung mau Tanya sama siapa
Anggi : Sama mbak-mbak itu aja ngga yang pake baju merah
Angga : Oh iya sepertinya dia lagi santai dan bisa diwawancarai. Yuk kita mendekatinya nggi
Anggi : Siap.
Angga : Maaf mbak bisa minta waktunya sebentar untuk bertanya-tanya kepada mbak?
Yani    : Iya mas ada yang bisa saya bantu ?
Angga : Iya mbak,sebelumnya dengan siapa saya bicara?
Yani    : Nama saya yani penduduk asli disini.
Angga : Saya mau bertanya mbak, sepanjang jalan mendekati desa sukolilo kok macet itu ada apa mbak bukankah ramainya saat sore ketika orang pulang bekerja atau pun pelajar yang pulang sekolah?
Yani     : Begini mas jalanan macet karena para penduduk asli sukolilo ataupun penduduk dari daerah lain sedang ramai mengerumuni perayaan meron dalam peringatan maulud nabi pada siang hari ini tepatnya.
Angga : Meron itu apa ya mbak?
Yani     : Meron adalah arak-arakan nasi tumpeng yang menurut masyarakat setempat disebut Meron. Nasi tumpeng tersebut dibawa ke masjid Sukolilo sebagai kelengkapan upacara selamatan. Prosesi Meron tersebut diikuti oleh aneka ragam kesenian tradisional setempat. Setelah upacara selamatan selesai, nasi Meron kemudian dibagikan kepada seluruh pengunjung. Kalau ingin lebih tau jelasnya secara detail tentang meron mbak dan mas bisa Tanya langsung pada ketua panitianya.
Anggi : Jadi begitu mbak intinya meron itu seperti ap. menurut mbak acara ini sangat berkesan nggak sih untuk mbak?
Yani   : Tentunya saya sangat berkesan mbak karena setiap malam pasti ramai orang-orang masyarakat sekitar berbondong-bondong untuk dating ke pasar malam sampai jalanan juga macet walaupun malam hari apalagi kalau malam minggu wah tidak bisa ditebak lagi pasti jalanan rata-rata anak muda namun para keluarga juga tidak kalah banyaknya untuk maramaikan pasar malam disukolilo.
Angga : Oh jadi begitu ya mbak, sebelumnya saya minta maaf mengganggu waktunya. Terimakasih atas info dan penjelasannya mbk.
Yani    : Oh iya tidak apa-apa mas.
Narator : Saudara mendengar percakapan antara angga dan anggi dengan yani penduduk sukolilo untuk mewawancarai apa itu meron dan penjelasan mengenai meron.
Anggi : Nah, ngga kita udah agak tenang sudah mendapatkan informasi tentang meron dengan mbak yani tadi bukankah itu cukup untuk membantu tugas kita?
Angga : Ah kau ini, segitu belum cukup nggi kita harus Tanya kepada orang lain lagi!
Anggi : Hah! Apa Tanya sama orang lagi. Ini hari semakin panas terik matahari semakin ditengah itu artinya tanda panas sangat memuncak, eh kamu malah ngajak wawancara lagi.
Angga : Ya sudah kalau tidak mau, kamu aku tinggal disini apa mau?
Anggi : G mau ngga, y sudah aku ikut saja
Angga                          : Nah, begitu dong jangan jadi cewek yang manja kita harus wawancara lagi biar afdol sama ketua panitia meron itu sendiri. Bagaimana setuju nggi?
Anggi              : Ok setuju.
Angga             : Maaf pak mengganggu sebentar saya ingin bertanya siapa ya panitia dari grebeg meron ini?
Edy purnomo : Oh kebetulan saya sendiri yang jadi ketua panitianya mas, adakah yang bisa saya bantu?
Angga                         : Oh jadi bapak sendiri ketua panitianya kebetulan sekali ketemu dengan bapak, begini pak saya ingin bertanya-tanya tentang tradisi meron yang dilaksanakan pada siang hari ini. Menurut bapak secara detailnya meron itu seperti apa?
Anggi              : Iya pak kami ingin mengetahui informasi tentang tradisi ini untuk bahan tugas akhir semester
Edy purnomo : Oh jadi begitu baiklah saya akan menjawab pertanyaan kalian berdua, jadi begini mbak Meron adalah tradisi memperingati kelahiran nabi Muhammad juga berlangsung di kecamatan Sukolilo, 27 km arah selatan Pati.. Upacara ini ditandai dengan arak-arakan nasi tumpeng yang menurut masyarakat setempat disebut Meron. Nasi tumpeng tersebut dibawa ke masjid Sukolilo sebagai kelengkapan upacara selamatan. Prosesi Meron tersebut diikuti oleh aneka ragam kesenian tradisional setempat. Setelah upacara selamatan selesai, nasi Meron kemudian dibagikan kepada seluruh pengunjung. Jalanan sepanjang satu kilometer yang membelah Pegunungan Kendeng Utara di Desa sukolilo kabupaten pati jawa tengah  mengalami kemacetan. Mereka mengerumuni arak-arakan 14 meron atau gunungan yang menyerupai tombak yang ujungnya terdapat lingkaran berisi ayam jago atau masjid. Gunungan itu sangat khas, karena terbagi menjadi tiga bagian. Bagian teratas adalah mustaka yang berbentuk lingkaran bunga aneka warna berisi ayam jago atau masjid.  Ayam jago menyimbolkan semangat keprajuritan, masjid merupakan semangat keislaman, dan bunga simbol persaudaraan. Bagian kedua gunungan itu terbuat dari roncean atau rangkaian ampyang atau kerupuk aneka warna berbahan baku tepung dan cucur atau kue tradisional berbahan baku campuran tepung terigu dan tepung. Ampyang melambangkan tameng atau perisai prajurit dan cucur lambang tekad manunggal atau persatuan. Adapun bagian ketiga atau bawah gunungan disebut ancak atau penopang. Ancak itu terdiri ancak atas yang menyimbolkan iman, ancak tengah simbol islam, dan ancak bawah simbol ikhsan atau kebaikan.
Anggi              : Lalu bagaimana masyarakat menaggapi semua itu pak?

Edy purnomo :  Masyarakat Sukolilo mempercayai  barang siapa memperoleh salah satu dari bagian-bagian gunungan itu akan mendapatkan berkah sesuai dengan makna lambang-lambang itu.
Angga                         : Apakah ada sejarah yang mendasari meron tersebut pak?
Edy purnomo : tentunya ada , Tradisi Meron merupakan tradisi tahunan yang digelar masyarakat Desa Sukolilo setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi itu tumbuh sejak abad XVII. Waktu itu, Sukolilo masih kademangan di bawah Kasultanan Mataram di bawah perlindungan lima bersaudara yang kerap disebut pendawa Sukolilo, yaitu Sura Kadam, Sura Kerto, Sura Yuda, Sura Dimejo, dan Sura Nata.
Sura Kadam merupakan salah satu abdi dalem Kasultanan Mataram. Dia menjadi penunjuk jalan sekaligus prajurit mata-mata Kasultanan Mataram ketika Bupati Pati, Wasisjoyokusuma, tidak mau tunduk kepada Kasultanan Mataram. Ketika pasukan Kasultanan Mataram sampai di Sukolilo, terjadilah pertempuran dengan prajurit Pati. Namun, pertempuran itu berakhir dengan damai berkat kepiawaian berdialog Sura Kadam dan empat tumenggung Kasultanan Mataram.
Untuk merayakan kemenangan perdamaian itu, digelarlah Tradisi Meron yang berarti gunungan keprajuritan yang membawa pepadhang (penerang) persaudaraan dan perdamaian.
Anggi              : Apa saja di dalam  gunungan tersebut apakah ada makna tersendiri atau bagaimana pak?
Edy purnomo : meron yang berasal dari bahasa jawa rame dan iron-tiron-tiruan.
Dalam arak-arakan acara tersebut, diiring beberapa gunungan yang sangat khas, karena terbagi menjadi tiga bagian.
1. Bagian teratas adalah mustaka yang berbentuk lingkaran bunga aneka warna berisi ayam jago atau masjid  Ayam jago menyimbolkan semangat keprajuritan, masjid merupakan semangat keislaman, dan bunga simbol persaudaraan.
2. Bagian kedua gunungan itu terbuat dari roncean atau rangkaian ampyang atau kerupuk aneka warna berbahan baku tepung dan cucur atau kue tradisional berbahan baku campuran tepung terigu dan tepung. Ampyang melambangkan tameng atau perisai prajurit dan cucur lambang tekad manunggal atau persatuan.
3. Adapun bagian ketiga atau bawah gunungan disebut ancak atau penopang. Ancak itu terdiri ancak atas yang menyimbolkan iman, ancak tengah simbol islam, dan ancak bawah simbol ikhsan atau kebaikan.
Angga                         : Terimakasih atas informasi yang bapak berikan pada kami. Sukses untuk acara grebek meronnya ya pak saya pamit dulu. Assalamualaikum
Edy purnomo : walaikumsalam
Narrator           : Demekian  tadi percakapan angga dan anggi dengan pak edy purnomo ketua panitia grebek meron yang menjelaskan secara detail apa itu meron.

Sabtu, 20 April 2013

tutorial


Cara Membuat Poster Film Menggunakan Adobe Photoshop

Alhamdulillah .. bisa posting lagi.. Setelah sekian lama vakum karena banyak masalah ini itu, 
Okey… sekarang kita ke tutorialnya yah..
Bentar.. buka baju dulu.. gerah banget nih.. :D
Buka dokumen baru ukuran A4 ..dengan resolusi 300 dpi.

Warnai halaman baru tadi dengan warna hitam dengan menggunakan Paint bucket tool..

Sekarang buka gambar latar belakang nya.. saya pake latar belakang kota aja ya.. biar keren :)
Drag gambar kota New York tadi ke dokumen baru…
Bahan gambarnya silahkan download disini

atur gambar nya supaya fit.. gepeng-gepeng gpp… karena nanti itu hanya background yang nanti gak keliat juga.

Action selanjutnya adalah buka gambar api … drag ke dokumen juga..

Sekarang hilangkan background kotak nya.. karena kita cuman butuh gambar api nya saja.
Klik add layer mask di layer palette.
Brush seputar gambar api dengan warna hitam…

jelas kan ?
lanjut yah.. sekarang duplikat gambar api yang sudah dihilangin background nya tadi.. dengan cara ALT + Drag ke samping kanan.

Edit kedua gambar api terserbut dengan mengurangi kontras dan warna nya.. dengan menggunakan hue/saturation

Sekarang buka gambar HULK dan Drag ke dokumen baru

Atur letaknya seperti ini

Seleksi gambar HULK dengan menggunakan PEN Tool.. sebenernya bisa pake magic wand tool.. tapi saya lebih seneng pake PEN Tool karena hasilnya bisa lebih bagus..
Ini pekerjaan yang butuh ketelitian dan menyenangkan.. bisa bikin mata jereng-jereng hehehehe..

Klik disini untuk penggunaan PEN Tool lebih jelas
Kalo ada kesalahan klik waktu seleksi dengan PEN tool.. tekan CTRL + Z (undo) atau CTRL + ALT + Z kalo salahnya banyak..
kalo udah beres seleksinya.. klik kanan layar lalu pilih Make selection

Hasilnya nanti bakal seperti ini :

Kebetulan sekali si HULK punya background hitam.. jadi tinggal add layer mask aja.. biar hitam nya ilang..

Hasilnya akan seperti ini :

Karena dibagian bawah nya akan dipake buat Credit Text… jadi harus agak gelap.. soalnya nanti text nya berwarna putih..
Buat layer baru di paling atas … Klik Layer > new > layer
Brush bagian bawahnya dengan warna hitam.. secukupnya aja..

Turunkan opacity brush hitam menjadi 75%

Sekarang tulis judulnya.. dengan warna Hitam atau terserah aja.. font nya musti agak tebal . saya pake font IMPACT.(bisa cari di internet kalo gak ada). IMPACT itu font tebel.. jadi keliatan garang … jangan pake Times new roman ya.. hehehe.. nanti gak serem judulnya..

Klik kanan layer tulisan > blending options
Pilih outer glow dengan warna hijau .. size nya dibesarin dikit biar keliatan glow nya.

Buat Credit Text ( seperti judul nya apa, produksi mana, pemeran nya siapa dll ) .. sekarang ngarang sendiri aja ya.. terserah mau nulis apa juga..ini pake font ARIAL biasa gpp..

Setting di Type palette nya.. Horizontal scale jadi 50% supaya hurufnya lebih rapet.

Kecilin sebagian hurufnya supaya lebih mirip dengan Credit Text..

tambahkan logo Dolby

Hasil akhirnya akan seperti ini :

gimana ? gampang kan ?
:: nb : Man Jadda Wa jada ( yang bersungguh-sungguh pasti berhasil )

Kamis, 20 Desember 2012

Media Audio



Pengertian Media Audio

Media audio merupakan alat bantu yang digunakan dengan hanya bisa mendengar saja. Media ini membantu para siswa agar dapat berfikir dengan baik, menumbuhkan daya ingat serta mempertajam pendengaran.

Dalam proses pembelajaran, media tersebut diajarkan ke siswa berupa pesan. Pesan yang disampaikan dituangkan dalam lambang-lambang auditif, baik verbal maupun non verbal. Sehingga proses pembelajaran dapat terprogram dengan baik.

Media ini merupakan bentuk pembelajaran yang murah dan terjangkau.Materi yang disapaikan disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa.Audio dapat memberikan pesan yang menarik dan memotivasi siswa.

Di samping menarik dan memotivasi siswa untuk mempelajari materi lebih banyak, materi audio dapat digunakan untuk:
  1.   Mengembangkan keterampilan mendengar dan mengevaluasi apa yang telah didengar 
  2. Mengatur dan mempersiapkan diskusi atau debat dengan mengungkapkan pendapat-pendapat para ahli yang berada jauh dari lokasi
  3. Menjadikan modal yang akan ditirukan oleh siswa
  4. Menyiapkan variasi yang menarik dan perubahan-perubahan tingkat kecepatan belajar mengenai pokok bahasan. Azhar Arsyad (2005: 149).
Untuk lebih dapat memotivasi siswa, seyogyanya dibuat program yang lebih menarik dari segi bahasa.Program audio menjadi lebih indah karena dapat menimbulkan daya fantasi pada para siswa. Program ini akan lebih efektif apabila bunyi dan suaranya dapat merangsang para siswa untuk dapat menggunakan daya imajinasinya. Sehingga ia dapat memvisualkan pesan-pesan yang kitam sampaikan.

Media audio mempunyai sifat yang khas, yaitu:
• Hanya mengandalkan suara (indera pendengaran)
• Personal
• Cenderung satu arah
• Mampu menggugah imaginasi

Kaitannya dengan audio sebagai media pembelajaran , dapat disimpulkan bahwa Media Audio Pembelajaran yaitu sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau rangkaian pesan materi pembelajaran melalui suara - suara ataupun bunyi yang direkam menggunakan alat perekam suara , kemudian diperdengarkan kembali kepada peserta didik dengan menggunakan sebuah alat pemutarnya.

Fungsi Media Audio

Fungsi media audio menurut Arsyad ( 2003 : 44 ) beliau mengutip pendapat sudjana dan Rivai ( 1991 : 130 ) adalah untuk melatih segala kegiatan pengembangan keterampilan terutama yang berhubungan dengan aspek – aspek keterampilan pendengaran, yang dapat dicapai dengan media audio ialah berupa :
  1. Pemusatanperhatian dan mempertahankan perhatian. 
  2. Mengikuti pengarahan
  3.  Melatih daya analisis. 
  4. Menentukan arti dan konteks. 
  5. Memilah informasi dan gagasan. 
  6. Merangkum , mengingat kembali dan menggali informasi

Fungsi lain dari Media Audio adalah sebagi alat Bantu bagi para pendidik, karena sifatnya hanya sekedar membantu, maka dalam pemamfaatannya memerlukan bantuan metode atau media lain, sehingga pengalaman dan pengetahuan siap dimiliki oleh pendengar yang akan membantu keberhasilan.
Selain itu juga Sudjana (2005 : 129 ) menambahkan pemanfaatan fungsi Media Audio dalam pengajaran terutama digunakan dalam :
  1. Pengajaran  musik literaty ( pembacaan sajak ) , dan kegiatan dokumentasi.
  2. Pengajaran Bahasa Asing ,  baik secara Audio ataupun secara Audio Visual.
  3. Pengajaran melalui radio atau radio pendidikan.
Paket – paket untuk berbagai jenis materi , yang memungkinkan siswa dapat melatih daya penafsirannya dalam suatu bidang
Manfaat Media Audio
Pada uraian sebelumnya telah dikemukakan tentang manfaat (sisi positif) dari media audio.Sebagaimana media Radio, media audio juga merupakan media pembelajaran yang sifatnya searah, sehingga jika ada sesuatu yang kurang jelas peserta didik tidak bisa langsung bertanya.
Namun demikian, karena sifatnya rekaman, maka jika ada sesuatu yang kurang jelas peserta didik dapat memutarnya kembali secara berulang-ulang di mana saja dan kapan saja, sampai akhirnya peserta didik dapat memperoleh kejelasan tentang materi yang sedang mereka pelajari.

Untuk mengatasi kelemahan ini maka perlu diperhatikan beberapa hal sebagai berikut :
-  Materi yang ada di progam Audio maupun Radio hendaknya mampu memotivasi agar peserta didik tertarik untuk mendengarkannya sampai selesai. Sehubungan dengan hal ini unsur menghibur perlu diperhatikan tentunya, agar peserta didik tidak bosan dan senang mendengarkannya sampai program selesai.
- Adanya jadwal atau acara tatap muka, yaitu pertemuan antara pendidik dengan peserta didiknya guna  mendiskusikan berbagai kesulitan yang ditemui dalam mempelajari materi pembelajaran yang dikemas dalam Media Audio.
Kelebihan Dan Kekurangan Media Audio
1. Kelebihan Media Audio
Kelebihan Media Audio , Sadiman ( 2005 : 50 ) , adalah :
  1.   Harga murah dan variasi program lebih banyak dari pada TV. 
  2. Sifatnya mudah untuk dipindahkan. 
  3. Dapat digunakan bersama – sama dengan alat perekam radio, sehingga dapat diulang atau diputar kembali. 
  4. Dapat merangsang partisifasi aktif pendengaran siswa, serta dapat mengembangkan daya imajinasi seperti menulis, menggambar dan sebagainya.  
  5. Dapat memusatkan perhatian siswa seperti membaca puisi, sastra, menggambar musik dan bahasa.

 Karakteristik media audio
Karakteristik media audio pembelajaran yang menjadi focus pembahasan kita kali ini adalah karakteristik berdasarkan kemampuan media dalam membangkitkan rangsangan indera penfengaran.
Ciri utama dari media ini adalah pesan yang disalurkan melalui media audio dituangkan dalam lambang-lambang auditif, baik verbal (bahasa lisan/kata-kata) maupun non verbal (bunyi-bunyian dan vokalisasi, seperti gerutuan, gumam, musik dll.).

Media audio sendiri memliki kelebihan dan kekurangan, adapun kelebihan-kelebihannya sebagai berikut:
  1. Mampu mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dan memungkinkan menjangkau sasaran yang luas. 
  2. Mampu membangkitkan system dalam imajinasi.
  3. Mampu memusatkan perhatian siswa pada penggunaan kata-kata, bunyi, dan arti dari kata itu.
  4. Mampu mempengaruhi suasana dan prilaku siswa melalui musik latar dan efek suara.
  5. Sangat tepat / cocok untuk mengajarkan musik dan bahasa; laboratorium bahasa tidak lepas dari media ini terutama untuk melatih listening (pendengaran).
Disamping memiliki kelebihan media audio juga memiliki keterbatasan dan kekurangan.Kekurangan media audio yang mencolok adalah komunikasinya hanya satu arah (one way comunication).
Program audio mempunyai hubungan dengan tujuan pembelajaran kognitif, psikomotorik dan afektif.
  1. Tujuan kognitif, audio dapat digunakan untuk mengajar pengenalan kembali dan atau pembedaan rangsang audio yang relevan.
  2.  Tujuan psikomotor, program audio dapat digunakan untuk mengajar ketera-mpilan verbal. 
  3. Tujuan afektif, suara mungkin dapat diciptakan oleh musik latar, efek suara, suara narrator. Program serial radio dan iklan merupakan contoh yang baik dari teknik ini.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat kita akan membuat program naskah audio.
a. Pesan harus relevan dengan karakteristik kelompok sasaran, tidak hanya bagi satu atau segelintir individu atau kelompok tertentu.
b. Persoalan adaptasi.
c. Bahasa yang digunakan menggunakan bahasa yang sudah dikenal umum dan mudah dimengerti.
d. Musik.
Ada beberapa jenis musik yang digunakan dalam program audio:
  1. Musik tema adalah musik yang menggambarkan watak/situasi tertentu suatu program. 
  2. Musik transisi adalah musik penghubung dua adegan.
  3. Musik latar adalah musik yang digunakan untuk mengiringi percakapan atau pembacaan teks, yakni sebagai pemberi variasi, memberi tekanan, memberikan nuansa dan yang terpenting menggugah emosi pendengaran.
  4. Musik suara adalah musik yang digunakan untuk memberi tekana atau kejutan dalam waktu yang sangat singkat dan pada waktu yang tepat.
Di dalam penulisa naskah program audio sering menggunakan beberapa istilah sebagai berikut:
1. Announcer (ANN)
2. Narator (NAR)
3. Musik (background, suasana, tema, transisi, bridge)
4. Sound effect (FX)
5. Fade in
6. Fade out
7. Off mike
8. Cross fade
9. Musik : in – up – down – out
10. Musik : in – up – down – under
Jenis-jenis Media Audio
Untuk dapat menggunakan perangkat audio sebagai media pembelajaran, maka ada baiknya kita mengenal peralatan audio tersebut, terutama peralatan yang mampu merekam suara. Di antaranya adalah:
1. Phonograph (Gramaphone)
Alat rekam ini menggunakan cakram datar yang disebut gramafon (gramaphone), yang kemudian dikenal dengan nama piringan hitam (record), yang telah berkali-kali mengalami perkembangan pembuatannya. Piringan hitam ini, mampu merekam berbagai macam suara mulai dari ucapan kata-kata, suara badai, kicau burung, music simponi dan lain-lain.hanya saja piringannya mudah tergores dan aus serta diameternya yang besar.Alat ini cocok digunakan untuk music, drama, puisi, dongeng, tutur cerita dan lain-lain.
2. Open Reel Tapes
Kelebihan program audio yang menggunakan pita Open Reel Tape Recorder ialah kualitas suaranya lebih bagus dibandingkan dengan pita kaset.Open Reel Tape Recorder ini, ada yang menggunakan sestem full track (mono) dan yang menggunaka sistem stereo. Namun pada umumnya program-program audio diperbanyak dalam bentuk mono.
3. Cassette Tape Recorder
Perekam kaset audio ini adalah yang paling popular dalam masyarakat.Untuk berbagai keperluan maka dibuat pita kaset dalam beberapa kualitas, yaitu dari yang paling rendah, normal dan metal.Namun umumnya program audio (untuk pendidikan), dibuat di atas pita kaset normal.
Kelebihan dari cassette tape recorder yakni:
1) memiliki fungsi ganda yang efektif
2) cepat dan praktis
3) dapat diputar berulang tanpa mempengaruhi suara
4) digunakan sewaktu-waktu
5)mudah diperbanyak/direproduksi
6) mudah menggunakan.
Sedangkan keterbatasannya sebagai berikut:
1) rekaman hanya memberikan konsumsi suara saja
2) komunikasi hanya satu arah saja
3) pita kaset suara memiliki kekuatan terbatas
4) tidak memiliki jangkauan yang luas
4. Compact Disc (CD)
Inovasi secara revolusioner di dunia audio rekam terjadi pada tahun 1979, yakni lahirnya compact disc (CD) sebagai hasil percampuran computer dan tenaga laser.Compact Disc atau cakram padat adalah sebuah piringan optical yang digunakan untuk menyimpan data secara digital. Teknologi cakram padat kemudian diadopsi untuk digunakan sebagai alat penyimpan data  yang dikenal sebagai CD-ROM.
Beberapa kelebihan CD, yaitu:
1) Dibandingkan dengan piringan hitam, CD lebih kecil diameternya
 2) CD dapat tahan dalam penggunaan berulang
3) Teknologi CD juga memungkinkan menghilangkan suara gangguan permukaan yang sering terjadi
4) Mutu suara dapat diperbaiki karena musik direkam secara digital.
5. Radio
Radio adalah satu alat komunikasi elekro magnetic untuk mengirim dan menerima pesan suara dengan menggunakan sistem gelombang suara melalui udara.
Pemancar radio mengubah, atau melakukan modulasi gelombang radio agar dapat menyampaikan informasi.Dalam dunia pendidikan, hingga kini radio masih digunakan sebagai media pembelajaran, khususnya untuk program pembelajaran jarak jauh.Penggunaan radio sebagai media pendidikan tidak perlu diragukan lagi peranannya, hal ini disebabkan karena radio memiliki daya jangkauan yang luas.

Kelebihan dari penggunaan radio adalah:
1) berita langsung dan up to date
2) mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan memperkaya pengalaman
 3) realistik dan otentik
4) mempengaruhi emosi dan mengembangkan imajinasi; 5) murah dan bersifat mobil.
Sedangkan keterbatasan penggunaannya adalah:
1)merupakan komunikasi satu arah
2) menuntut pemusatan perhatian
3) terikat oleh jadwal pemancar dan jadwal siaran
4) tidak dapat diulang dengar
5) hanya dapat didegar saja ( Setyosari dan  Sihkabuden 2005). a. Radio pendidikan
 
6.   Radio pendidikan, Hamalik ( 1994 : 107 ) adalah suatu perlengkapan elektronik yang diciptakan berkat kemajuan dalam teknologi modern. Fungsi radio pendidikan dalam pengajaran adalah untuk memperkaya pengalaman pendidikan dan ide – ide kreatif.
Menurut Hamalik ( 1994 : 108 ) Nilai radio pendidikan dalam pengajaran adalah :
1. Memberikan berita yang up to date dan beritanya autentik berdasar pada kenyataan.
2. Mempunyai tinjauan yang luas dan memberikan gambaran yang jelas.
3. Menarik minat
4.Mendorong kreatifitas
5.Integrasi dan diskriminasi.

Secara umum, media audio memiliki kelebihan dan keterbatasan.Kelebihannya: fleksibel, relative murah, ringkas, mudah dibawa (portable). Sedangkan keterbatasannya: memerlukan peralatan khusus, memerlukan kemampuan/ketrampilan khusus untuk pemanfaatannya.